Asia Youth International MUN Ajak Generasi Muda Tetap Berprestasi di Masa Pandemi COVID-19
Jadi perwakilan negara dalam suatu pertemuan internasional adalah satu prestasi yang membesarkan hati untuk beberapa pemuda di penjuru dunia. Kecuali memperoleh pengalaman yang tidak terlewatkan serta evaluasi baru, mengikut satu pertemuan internasional memberi peluang untuk pemuda untuk memperlebar jaringannya.
Salah satunya gelaran pertemuan internasional yang terus ditunggukan oleh beberapa pemuda ialah Model United Nations (MUN) atau replikasi sidang Federasi Bangsa-Bangsa (PBB).
MUN ialah satu gelaran di mana beberapa pemuda dari penjuru dunia bisa merasai situasi sidang PBB langsung dan bergabung, belajar berkenaan diplomasi, memiliki pendapat, serta berunding untuk merangkum solusi-solusi terhebat untuk mengakhiri beberapa masalah global, begitu diuraikan dalam keluarkan yang diterima Liputan6.com untuk Kamis (5/11/2020).
Walau Virus COVID-19 masih mewabah di penjuru dunia sampai saat ini, kondisi ini seharusnya tidak jadi penghambat untuk beberapa pemuda untuk selalu berprestasi.
Ditambah lagi adanya perubahan tehnologi yang makin cepat di zaman digital ini, pertemuan-konferensi internasional bisa direncanakan dengan daring.
Diantaranya ialah Asia Youth International MUN.
Asia Youth International MUN adalah salah satunya gelaran replikasi sidang PBB yang diadakan oleh International Global Network, satu organisasi yang bergerak dalam Peningkatan Pemuda.
Asia Youth International MUN pertamanya diselenggarakan pada tahun 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia dengan keseluruhan delegasi capai 620 pemuda dari 45 negara. Pada tahun 2018, pertemuan Asia Youth International MUN ke-2 dikerjakan di Bangkok, Thailand dengan keseluruhan 1.066 delegasi dari 70 negara.
Satu tahun seterusnya, pertemuan Asia Youth International MUN ke-3 dilaksanakan di Putrajaya, Malaysia dengan keseluruhan 1.518 peserta dari 85 negara.
Pada tahun 2020 ini, International Global Network (IGN) juga sukses melangsungkan pertemuan Asia Youth International MUN yang ke-4 untuk Februari lalu dengan keseluruhan 575 delegasi dari 52 negara. Sampai sekarang ini, pertemuan Asia Youth International MUN telah terima 71.638 pendaftar serta mempunyai 3.717 pemuda dari 112 negara di dunia.
Keberhasilan pertemuan-konferensi Asia Youth International MUN yang sudah dicapai makin memberikan inspirasi International Global Network untuk selalu bereksperimen serta berusaha memberi yang terhebat untuk beberapa pemuda di penjuru dunia agar bisa mengaktualisasikan dianya di arena internasional.
Untuk 6-8 November 2020, Asia Youth International MUN akan kembali lagi datang dengan ide pertemuan virtual bernama Asia Youth International MUN Virtual Conference. Pertemuan internasional yang akan dikerjakan dengan virtual ini sudah diverifikasi akan diikuti oleh 1018 delegasi dari 51 negara.
Lewat Asia Youth International MUN Virtual Konferensi, IGN siap untuk ajak serta berikan motivasi pemuda di penjuru dunia supaya selalu bisa berprestasi di tengah-tengah wabah. Asia Youth International MUN Virtual Konferensi akan sediakan bermacam tema yang akan dibicarakan dalam 12 Dewan (Council) yang lain.
Dengan 12 Dewan yang dijajakan, beberapa peserta diinginkan bisa lakukan perberdebatan dengan mendalam berdasar ketertarikan serta mendapati jalan keluar untuk persoalan global yang akan diulas.
Kemauan beberapa negara di teritori Asia Tenggara (ASEAN) untuk jadi tuan-rumah Piala Dunia ditegaskan tetap menggebu-gebu. Hal tersebut dikatakan Menteri Pemuda serta Olahraga Malaysia, Khairy Jamaludin Abu Bakar.
